Mau Berkunjung ke Garut? Ini Dia Daftar Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi
- 2019-09-05
GARUT- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengajak pemerintah daerah bersama-sama membangun destinasi digital untuk menjaring wisatawan milenial yang kini semakin mendominasi industri pariwisata.
“Lebih dari 50 persen traveller yang datang ke Indonesia adalah milenial. Milenial adalah masa depan pariwisata Indonesia. Who wins the future, wins the game. Ini adalah implementasi kebijakan Kementerian Pariwisata yang serba digital melalui Tourism 4.0,” kata Menpar Arief Yahya ketika meluncurkan Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang di objek wisata Situ Cangkuan, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin siang (2/9/2019).
Baca juga: Menpar Ingin Garut Jadi Destinasi Pariwisata Kelas Dunia
Bupati Garut Rudy Gunawan menjelaskan, Kabupaten Garut telah mempunyai tiga pasar wisata digital, yaitu Situ Bagendit, Dayeuh Manggung, dan Candi Cangkuang yang hari ini diluncurkan oleh Menpar Arief Yahya.
“Adanya pasar wisata digital ini memudahkan kami mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Garut,” kata Rudy Gunawan.
Peluncuran Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang dimeriahkan dengan atraksi menarik antara lain gelaran Seni Rudat, Prosesi Adat Kampung Pulo, Rampak Kohkol, Rampak Kendang, Arumba, serta lawak dan pertunjukan musik milenial.
Baca juga: Asyik, Tukang Cukur Garut Bisa Miliki Rumah Subsidi!
Selain itu disajikan bermacam kuliner khas Garut antara lain Nasi Liwet Domba Garut, Baroyot dan Gayodot, serta sajian Kopi Garut yang memiliki rasa khas dan disukai kaum milenial. Sajian kuliner ini disajikan oleh masyarakat sekitar destinasi Candi Cangkuang.
Kabupaten Garut memiliki 123 event yang digelar sepanjang tahun 2019. Salah satu event di antaranya ‘Gebyar Pesona Budaya Garut’ masuk dalam 100 Wonder Event.
Selain itu pariwisata, Garut didukung oleh unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) yang memadai. Untuk atraksi alam, Garut sejak lama dikenal sebagai Swiss van Java dengan pemandangan Gunung Papandayan.
Baca juga: Fokus di Jawa Barat, SPS Group Targetkan Bangun 15.000 Rumah
Garut juga memiliki Pantai Santolo, Pemandian Air Panas Cipanas, Puncak Darajat Pass, Kampung Sampireun, Kawah Talaga Bodas, Kawah Kamojang, Curug Sanghyang Taraje, serta Pantai Rancabuaya.
Selain itu Garut juga terkenal dengan seni budaya antara lain Kesenian Adu Domba, Dodombaan, Surak Ibra, Raja Dogar, serta peninggalan sejarah Candi Cangkuang.
Untuk memperkuat aksesibilitas PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) pada Januari 2019 telah mengaktifkan KA Pangandaran jalur Gambir-Banjar melewati stasiun Nagreg dan Cibatu Garut.
Baca juga: Mengenal Propertree.id, Perusahaan Fintech di Bidang Properti
Selain itu aksesibilitas melalui jalan darat dari Bandara Husein Sastranegara Bandung menuju Garut sekitar 2 jam, sedangkan dari Bandara Wiriadinata Tasikmalaya ke Garut hanya 1 jam.
Sementara itu untuk fasilitas amenitas Garut memiliki tujuh tempat penginapan instagrammable yang menggabungkan floating cottage dengan suasana pegunungan dan pemandangan alam, misalnya Kampung Sumber Alam, Cipanas, Kampung Sampireun Resort & Spa, Kamojang Green Hotel & Resort, Sabda Alam Hotel & Resort, Danau Dariza Hotel & Resort, Bukit Alamanda Resort & Resto, dan Tirtagangga Hotel.


Comment